Tips Knalpot Unik : Yoshimura Titanium

Tips Knalpot Unik : Yoshimura Titanium - knalpot banyak ragam varian merk dan jenis typenya, untuk kali ini pembahasan hanya pada knalpot Yoshimura Titanium dimana knalpot ini memang sangat di gemari karena kwalitas dan modelnya. Mari simak bersama dibawah ini.

Yoshimura Titanium
Oke, lanjut bahas penggantian knalpot standar Ninja 250 menjadi free-flow. Sebelumnya dikupas dulu bahwa penggantian knalpot Ninja 250 dibagi 2. Pertama adalah Slip-on (SO) yaitu mengganti muffler saja ,sedangkan pipa header tetap standar. Kedua adalah Full-system (FS) yaitu mengganti pipa header dan muffler. Menurut bro Leo juragan Performa Motoshop, penggantian knalpot FS maupun SO memberikanpeningkatan performa yang signifikan. “power bisa naik sampai 2 dk” begitu katanya.
FS pasti akan memberikan hasil lebih baik, namun ketika ane tahu bedanya tidak jauh..yaah, pakai SO sementara ini juga cukup lah..hehehe..
Pilihan knalpot jatuh pada Yoshimura Thailand bertipe titanium. Lumayan nih dapet seken, harga murah meriah..masih bagus

tinggal copot..trus tancep

Pemasangan cukup simple, buka baut-baut pengunci knalpot standard an juga cover chromenya, dan tancapkan Yoshimura titanium ke leher pipa. Ukurannya langsung plug n play. Sayangnya karena ane tidak mendapatkan cover chrome bawaan Yoshimura, jadilah ane harus mengakali agar cover chrome penutup pipa header yang menuju muffler itu bisa pas menempel. Caranya..bawa ke tukang las..dengan sedikit las dudukan pada Yoshi, jadilah cover chrome menempel pada header pipe. Lumayan rapih juga.
Oh iya, tak ada setting karbu sama sekali lho..Cukup tancap dan motor siap dipakai.

penampakan Yoshimura
Testimoni awal yang ane rasakan adalah akselerasi menjadi sangat galak dan spontan dibandingkan ketika masih memakai knalpot standar. Suara khas parallel twin engine pun terasa buas. Kontras dengan knalpot standar yang kalem itu..Efek sampingnya adalah klakson jadi jarang ane gunakan. Umumnya pengguna jalan sudah aware ketika ane hendak melakukan overtaking.
Dan akhirnya, secara tak sadar ane merasakan bahwa konsumsi BBM Ironhide pun menjadi lebih irit. Entah karena penggantian ban dari BT45 ke BT090 atau karena knalpot free-flow ya?
Yang jelas, jika sebelumnya dalam kondisi full-tank (sekitar 16-18 liter) ane biasa menempuh jarak sekitar 320 km, maka setelah mengganti ban dan knalpot, dalam kondisi full tank ane bisa menempuh jarak 450 – 470 km. Jika dihitung-hitung konsumsi BBM ane berubah dari sekitar 20 km/liter menjadi sekitar 29 km/liter.


Category Article ,

What's on Your Mind...

Powered by Blogger.